Progres Sinkronisasi Aplikasi Feeder EMIS (AFE) Dengan Aplikasi EMIS Online

Progres Sinkronisasi Aplikasi Feeder EMIS (AFE) Dengan  Aplikasi EMIS Online – Merupakan rekap perkembangan dari waktu ke waktu untuk mengetahui seberapa besar peningkatan upadating data EMIS yang dilakukan lembaga Pendidikan Madrasah.


EMIS adalah sistem pengelolaan data yang dikelola oleh Ditjen Pendidikan Islam untuk mendukung kebutuhan perencanaan dan pengambilan kebijakan di bidang Pendidikan Islam. EMIS dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan jajaran Ditjen Pendidikan Islam dan stakeholder lainnya akan tersedianya data pendidikan Islam yang lengkap, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Progres Sinkronisasi Aplikasi Feeder EMIS (AFE) Dengan  Aplikasi EMIS Online

Updating yang dilakukan oleh Madrasah setiap semesternya tentunya menemukan kendala baik itu kecil ataupun besar yang harus di hadapi oleh pejuang data Madrasah untuk melaporkan perkembangan Madrasah baik itu Kelembagaan, Sarana Prasarana, Kesiswaan dan GTK.

Permasalahan Terkait Data Refrensi Lembaga dan Siswa

  • Data Lembaga
  1. Data wilayah dan kode wilayah tidak valid (salah atau tidak terisi).
  2. Data lembaga ganda (duplikat) dengan lembaga_profile_id yang berbeda.
  3. Identitas lembaga berubah tiba-tiba.
  4. Ada lembaga yang sudah lama berdiri tapi belum masuk di referensi EMIS.
  • Data siswa
  1. Nama siswa berubah, tidak sesuai dengan data yang sebelumnya sudah betul.
  2. Ada madrasah kemasukan siswa yang bukan siswanya.
  3. Data siswa yang sudah mutasi, tiba-tiba kembali masuk atau tercatat aktif kembali di madrasah lama.
  4. Ada siswa yang datanya hilang tiba-tiba.

Permasalahan Terkait Sinkronisasi Data dan Aplikasi

  • Sinkronisasi data antara AFE & EMIS Online sudah berjalan tapi belum maksimal.
  • Monitoring progres updating data dari kedua aplikasi (AFE & EMIS Online) belum bisa terintegrasi dalam satu dashboard.
  • Format Berita Acara Pendataan (BAP) masih berbeda.
  1. Membingungkan operator EMIS di tingkat bawah.
  2. Menjadi masalah saat audit program-program yang datanya bersumber dari EMIS.
  • Pengembangan kedua aplikasi EMIS (jika keduanya masih akan digunakan secara paralel di semester depan).
  1. Pengembangannya harus sinergis dan harmonis karena dilakukan oleh 2 pihak.
  2. Alokasi anggaran pengembangannya?
  3. Apa ada kebijakan lain pak sekretaris atau pak kabag?

Rencana Pengembangan EMIS Madrasah (Minimal Untuk Semester Depan)

  1. Penambahan atribut rekap data siswa mutasi masuk berdasarkan jenis sekolah asal dan jenis kelamin.
  2. Penambahan atribut rekap data siswa mutasi keluar berdasarkan jenis sekolah
  3. tujuan dan jenis kelamin.
  4. Penambahan atribut rekap data siswa drop out berdasarkan kelas dan jenis kelamin.
  5. Penambahan atribut data sanitasi (mengikuti standar indikator internasional). 
  Selengkapnya Bisa Di Download Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *