Surat Edaran dan Juknis Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) Tahun Pelajaran 2021/2022

Surat Edaran dan Juknis Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) Tahun Pelajaran 2021/2022 – Dalam rangka pelaksanaan penerimaan Peserta Didik Baru Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan Tahun Pelajaran 2021/2022, dengan ini kami meminta disetiap Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk memberikan dukungan terhadap keberhasilan penyelenggaraan penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di masing-masing propinsi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut.

Juknis PPDB RA, MI, MTs, MA dan MAK Tahun Pelajaran 2021/2022
  1. Meneruskan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Madrasah terkait Petunjuk Tekhnis penerimaan peserta didik baru (PPDB) Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan dan Petunjuk Tekhnis khusus seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN-IC, MAN-PK dan MAKN Tahun Pelajaran 2021/2022 sebagaimana juknis terlampir.
  2. Melakukan kordinasi dan sosialisasi PPDB dan SNPDB kepada stakeholders madrasah melalui media cetak maupun media elektronik (facebook, twiter, instagram dan sejenisnya).
  3. Memfasilitasi penyelenggaraan tes seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN-IC, MAN-PK dan MAKN berbasis CBT di setiap Provinsi yang menjadi penyelenggara.
  4. Mengintruksikan kepada setiap kepala MTsN di wilayah saudara untuk mendaftarkan perwakilan peserta didiknya ke MAN-IC/atau MAN-PK/atau MAKN dengan mengacu kepada petunjuk teknis khusus SNPDB sebagaimana terlampir.
  5. Melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan SNPDB MAN-IC, MAN-PK dan MAKN Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan tetap mengacu pada petunjuk teknis dan peraturan yang berlaku.

Untuk file lengkap Surat Edaran dan Juknis Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) Tahun Pelajaran 2021/2022 bisa ———- DOWNLOAD DISINI ———-

Juknis PPDB RA, MI, MTs, MA dan MAK Tahun Pelajaran 2020-2021

Juknis PPDB RA, MI, MTs, MA dan MAK Tahun Pelajaran 2020-2021 -Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2020-2021 mengatur tentang Penerimaan Peserta Didik Baru untuk RA, MI, MTs, MA, dan MAK) pada Tahun Pelajaran 2020/2021. Adalah Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 7265 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Pada Raudlatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan Tahun Pelajaran 2020/2021.


Juknis PPDB RA, MI, MTs, MA dan MAK Tahun Pelajaran 2020-2021

  1. Jadwal Pelaksanaan PPDB RA dan Madrasah

Waktu pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru bagi RA dan Madrasah di tahun 2020 ini diatur dengan penjadwalan sebagai berikut:

  • MAN Insan Cendekia (IC), MAN PK, dan MAKN; dilaksanakan pada 2 Januari sampai 7 Maret 2020;
  • MI, MTs, MA Negeri maupun Swasta Berasrama; dilaksanakan pada 9 Maret sampai 5 Mei 2020;
  • MA Reguler baik Negeri maupun Swasta; dilaksanakan pada 6 Mei sampai Juli 2020;
  • MA Program Keterampilan baik Negeri maupun Swasta; dilaksanakan pada 6 Mei sampai Juli 2020;
  • MTs Negeri dan Swasta; dilaksanakan pada 6 Mei sampai Juli 2020;
  • MI Negeri dan Swasta; dilaksanakan pada 6 Mei sampai Juli 2020;
  • RA; dilaksanakan pada 6 Mei sampai Juli 2020;

2. Persyaratan PPDB RA dan Madrasah

a. Raudhatul Athfal

  • berusia 4 – 5 tahun untuk kelompok A dan 
  • berusia 5 – 6 tahun untuk kelompok B. Usia ini dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir.

b. Madrasah Ibtidaiyah (MI)

  • calon peserta didik yang berusia 7 tahun (per 1 Juli) wajib diterima dengan mempertimbangkan batas daya tampung yang dimiliki madrasah
  • calon peserta didik yang berusia 6 tahun (per 1 Juli) dapat diterima dengan mempertimbangkan batas daya tampung yang dimiliki madrasah
  • calon peserta didik yang berusia kurang dari 6 tahun namun memiliki kecerdasan atau bakat istimewa atau kesiapan belajar, dapat diterima yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional. maka rekomendasi dapat dilakukan oleh guru Sekolah/Madrasah.

c. Madrasah Tsanawiyah (MTs)

  • berusia paling tinggi 15 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan
  • memiliki ijazah (Surat Tanda Tamat Belajar) MI/SD/Program Paket A/Program Kesetaraan Pada Ponpes Salafiyah Tingkat Ula atau yang sederajat
  • Khusus bagi calon siswa baru dari sekolah luar negeri wajib mendapatkan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah dari Kemenag atau Kemdikbud

d. Madrasah Aliyah (MA) 

  • berusia paling tinggi 21 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan
  • memiliki ijazah (Surat Tanda Tamat Belajar) MTs/SMP/Program Paket B/Program Kesetaraan Pada Ponpes Salafiyah Tingkat Wustho atau yang sederajat
  • memiliki SHUN MTs/SMP/Program Paket B/Program Kesetaraan Pada Ponpes Salafiyah Tingkat Wustho atau yang sederajat. Khusus bagi calon peserta didik dari MTs, memiliki SHUAMBN, Bagi calon peserta didik dari luar negeri dapat dikecualikan apabila di negara tersebut tidak menerbitkan hasil ujian nasional.
  • Khusus bagi calon siswa baru baik warga negara Indonesia atau warga negara asing untuk kelas 10 yang berasal dari sekolah luar negeri wajib mendapatkan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah dari Kemenag atau Kemdikbud.


Untuk lebih jelasnya Juknis PPDB RA, MI, MTs, MA dan MAK Tahun Pelajaran 2020-2021 Bisa Download Disini

Untuk seluruh RA, MI, MTs, MA dan MAK diharapkan menggunakan Juknis PPDB RA, MI, MTs, MA dan MAK Tahun Pelajaran 2020-2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *