Eksistensi dan Fungsi EMIS digantikan E-MANJA Untuk maksimalkan Pendataan UN TAPEL 2019/2020

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Admin Bawean : Sebagaimana tahun lalu dalam pendataan UN kita mengenal aplikasi turunan EMIS yakni E-MANJA sebagai alternatif mudah untuk mensukseskan pendataan UN dan pada tahun ini alternatif tersebut di rilis kembali untuk memaksimalkan pendataan UN dalam memprioritaskan penyelesaian data siswa kelas akhir 6, 9 dan 12 dan juga untuk mengejar limit waktu berakhirnya pendaftaran ke perguruan tinggi di LTMPT khusu kelas 12 .

Pada tahun ini alternatif E-MANJA fungsinya beda dengan tahun lalu jika tahun lalu kita menyelesaikan file ez cukup di E-MANJA tapi tahun ini fungsi emanja sama halnya dengan EMIS yakni hanya untuk melengkapi detail siswa untuk kelengkapan data UN dan yang berkaitan dengan data pokok seperti : NIK, Nama, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin dan ibu kandung itu perubahannya melalui VERVALPD bukan di E-MANJA bagi siswa yang sudah masuk di aplikasi VERVALPD.

Pada saat ini tentunya teman -teman bingung ketika melihat tanggal lahir dan nama siswa di E-MANJA tidak sama dengan di vervalpd padahal sudah melakukan perubahan sebelumnya tapi jangan khawatir karena yang berkaitan dengan 6 atribut pokok yang admin jelaskan di atas pada PDUN mengambilnya pada VERVALPD bukan pada E_MANJA dan pelengkapnya baru mengambil dari E-MANJA seperti diantaranya : NIS lokal, agama, nama ayah, riwayat UN, no absen dan lainnya selain data pokok yang tampil di VERVALPD.

Jadi di simpulkan fungsi E-MANJA hanya mempercepat pendataan saja dalam mengambil data pelengkap yang dibutuhkan di aplikasi PDUN mengingat jika menggunakan EMIS itu sering terjadi eror dan itu akan memperlambat kinerja aplikasi.

Bagi teman – teman yang belum menyelesaikan sampai ke BIOUN segera cek lagi datanya di EMANJA apalagi yang berkaitan dengan data pelengkap yang kemaren masih bolong di PDUN jadi fokusnya hanya pada yang kurang dan yang salah saja agar kita lebih cepat selesai sampai file EZ bukan kita mengecek satu persatu lagi karena kita sudah tahu kekurangannya lewat PDUN dan bagi yang belum tampil di PDUN baru kalo mau cek satu – persatu dan Pastikan data valid dan sesuai agar bisa ketarik ke PDUN dengan sempurna.

Sebagai info di rilisnya E-MANJA adalah sebagai berikut :

Assalamu’alaikum 

Kepada Bapak/Ibu Kepala Bidang Pend. Madrasah/Pendis
Di Seluruh Indonesia

Hasil Rapat ttg EMIS dan LTMPT yang difasilitasi oleh Subdit Kurikulum & Evaluasi dibuka Oleh Ses Dirjen Pendis dan dihadiri Oleh PJ EMIS, PDSPK, Kasi Kur MA, kabid DKI, dan operator Madrasah dihasilkan hal2 sebagai berikut :
1. Akses EMIS Akan dimaksimalkan sore ini tgl 3 Jan 2020 
2. EMIS akan memaksimalkan pelayanan melalui pemrioritasan penyelesaian data akhir siswa kelas XII dalam mengejar limit waktu berakhirnya pendaftaran ke PerguruanmTinggi di LTMPT.
3. Dilakukan koordinasi dengan daerah Kanwil yang selanjutnya secara bertahap sampai dengan tingkat operator madrasah untuk menyelesaikan 3.651 data siswa madrasah yg masih tercatat ganda pada dua satuan pendidikan (madrasah-madrasah atau madrasah-sekolah). Mohon dukungan para Kabid untuk ikut serta menyelesaikan yg sekarang sedang dilakukan koordinasi di group HD maupun Group Kasi Kurev hingga terwujud keputusan penetapan siswa pada satu satuan pendidikan saja. Hal ini bila tdk dilakukan maka akan menghambat proses input data baik pada PDUN maupun LTMPT.
Terkait langkah penyelesaian yg telah disepakati di atas, maka mohon dukungan para Kabid untuk memastikan terwujudnya LANGKAH-LANGKAH PENYELESAIAN DATA EMIS UNTUK MENDUKUNG PENDATAAN CAPESUN DAN LTMPT yang perlu diambil pada setiap sektor kerja( operator madrasah, EMIS Kantor Kemenag atau Kanwil, EMIS Pusat pada Ditjen Pendis) sbb:
1. Untuk mendukung kelancaran pendataan calon peserta ujian nasional (CAPESUN) dan pendaftaran LTMPT madrasah TP 2019/2020, EMIS  memberlakukan modul khusus pendataan CAPESUN melalui laman e-manja yang mulai dioperasikan mulai 3 Desember 2020 pukul 19.00 WIB. ( e-manja ini adalah aplikasi yang diusulkan dan dibuat oleh EMIS sebagai solusi atas permasalahan ini)
2. Database siswa yang  digunakan dalam e-manja adalah data khusus siswa kelas akhir madrasah (6 MI, 9 MTs dan 12 MA).
3. Setelah modul e-manja diluncurkan, madrasah yang masih mengalami permasalahan data CAPESUN dan LTMPT (di luar data identitas pokok siswa), diharapkan segera melakukan pengecekan dan perbaikan data melalui modul e-manja. 
4. Jika terdapat kesalahan identitas pokok siswa (NIK, nama, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin dan nama ibu kandung), madrasah dapat melakukan perbaikan (edit) data melalui aplikasi Verval-PD.
5. Hasil updating data siswa kelas akhir melalui e-manja akan disinkronkan dengan PDSPK (Verval-PD dan PDUN) dan LTMPT (khusus kelas 12 MA) dengan jadwal sinkronisasi minimal 1×24 jam (sinkronisasi membutuhkan waktu 24 jam setelah diinput). Selama waktu yg diperlukan untuk sinkronisasi itu diminta operator sabar menunggu dan tidak melakukan penginputan data yg sama dengan input yg telah dilakukan sebelumnya( pelanggaran terhadap hal ini bisa berakibat terjadinya data yg dobel dan mengganggu verifikasi data di EMIS maupun PDSP)
6. Jika di aplikasi Verval-PD terdapat indikasi siswa ganda (siswa madrasah tercatat di 2 satuan pendidikan atau lebih), operator madrasah harus melaporkan keberadaan siswa tersebut ke admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi. ( untuk diambil langkah penyelesaian sebagaimana yg telah dikoordinasikan pada group HD maupun Group Kasi Kurev Provinsi)
a) Jika siswa tersebut bukan siswanya, ajukan permohonan kepada admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi untuk mengeluarkan data siswa tersebut dari madrasah yang bersangkutan melalui aplikasi Verval-PD.
b) Jika siswa tersebut memang benar siswanya, ajukan permohonan kepada admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi untuk mengeluarkan data siswa tersebut dari madrasah lain melalui aplikasi Verval-PD atau berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat jika siswa tersebut tercatat sebagai siswa sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan.
7. Gunakan NISN yang tercatat di database EMIS dan Verval-PD untuk melakukan pendaftaran LTMPT.
8. Bila tindakan yang perlu diambil oleh operator madrasah, admin EMIS Kantor Kemenag Kab/Ko dan Kanwil sudah dilakukan, maka unmtuk mengecek penyelesaian yg dilakukan oleh pihak EMIS pusat dan sinkronisasinya deng PDSPK, pihak operator diminta secara rutin mengamati perkembangan perubahan datanya, sampai terjadinya keyakinan data siswa yg ditangani selesai dengan sempurna.

Pimpinan Rapat
1. Dr. Ahmad Hidayatullah, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi, Kemenag RI
2. Drs. Nur Pawaidudin, M.Pd, Perwakilan Forum Kabid Pendis/ Pendma Se Indonesia

Penanggung jawab tindak lanjut EMIS: Dodi Irawan Syarif,S.SI,MTI

Tembusan : 
1. Direktur KSKK
2. Sekretaris Dirjen Pendis.



“TERIMA KASIH”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *